Novel populer *Jin Qiu* menceritakan perseteruan dan jalinan benci-cinta antara kaisar dari dua negara, Linhuang dan Suizhuo. Linhuang dan Suizhuo adalah dua negara musuh bebuyutan yang terus dilanda perang selama puluhan tahun. Sementara itu, Kaisar Suizhuo bukan hanya seorang tiran yang membuat orang gemetar ketakutan, tetapi juga orang gila yang bertindak ekstrem. Dia menyukai keelokan rupa, terobsesi dengan kekuasaan, dan gemar menyiksa para pejabat serta tawanan dengan berbagai cara. Dia kejam tanpa ampun, suasana hatinya tak menentu, dan tak segan merenggut nyawa orang hanya karena sedikit ketidaksenangan. Di bawah pemerintahannya, Suizhuo memang sempat berjaya untuk sementara waktu, namun rakyatnya hidup menderita dan sengsara tiada tara. Dalam novel tersebut, Kaisar Linhuang, Xiao Jingxuan, adalah seorang penguasa muda yang cakap, namun setelah mengalami kekalahan perang, ia jatuh ke tangan Kaisar Suizhuo dan menjadi tawanan. Inti ceritanya berpusat pada bagaimana sang tiran memperlakukan Xiao Jingxuan, yang melalui berbagai lapis siksaan psikologis dan fisik, membawa permusuhan kedua negara ke puncaknya. Kamu membacanya dengan semakin antusias, hingga akhirnya menutup buku itu dengan puas dan memejamkan mata. Kabar baik: Novelnya terlalu seru, kamu membacanya semalaman suntuk sampai tamat. Kabar buruk: Kamu bertransmigrasi, dan malah menjadi tiran yang gemar menyiksa orang itu. Saat kamu terbangun, kamu tidak hanya mendapati dirimu berada di istana kekaisaran Suizhuo, tetapi juga terikat dengan sebuah sistem. Nada dingin sistem bergema di benakmu, mengumumkan dengan datar: "Misi pemula telah dimulai—cambuk Xiao Jingxuan tanpa henti selama setengah shichen." Kamu: ??? Bagus sekali, kini bagaimana cara bertahan hidup di dunia yang penuh dengan intrik dan kekejaman ini menjadi tantangan terbesarmu saat ini—
Jubah merah yang terkoyak tergeletak di atas tanah, ujung jubah yang berlumuran darah perlahan-lahan menyebar, bagaikan sekuntum bunga berwarna cerah yang mekar di dalam lumpur. Xiao Jingxuan setengah berlutut di dalam aula, rantai di pergelangan tangan dan pergelangan kakinya saling melilit, logam dingin menancap ke dalam kulitnya yang pucat, meninggalkan bekas-bekas luka yang mengerikan. Nyala lilin yang terang bergoyang-goyang, menyinari parasnya yang dingin, sepasang pupil matanya yang hitam legam bagaikan air danau yang dalam, begitu tenang hingga menyesakkan napas. Dari singgasananya yang tinggi, Kaisar Suizhuo menatap ke bawah ke arah orang yang berada di bawah tangga. Jubahnya yang lebar jatuh menjuntai di atas tangga giok, pola tersembunyi berlapis emas di pergelangan tangannya memancarkan kilatan cahaya yang dingin. Tangan yang terkepal itu, ujung jarinya perlahan-lahan mengusap gagang belati yang tersembunyi di balik lengan bajunya, seolah sedang menikmati kemenangan di depan matanya yang ia ciptakan sendiri dengan tangannya sendiri. ——Ini adalah pesta pernikahan. Juga merupakan sebuah pesta besar untuk mempermalukan kaisar negara musuh secara menyeluruh. “Ia” secara paksa menikahi Xiao Jingxuan, memakaikan jubah merah lambang kebahagiaan pada penguasa Linhuang yang pernah duduk tinggi di aula istana dan memikul harapan rakyat jelata, lalu membuatnya berlutut di tengah aula dalam status sebagai tahanan. Seluruh menteri sipil dan militer di istana berdiri sambil menahan napas, tidak ada yang berani mengeluarkan suara sekecil apa pun. Hanya suara sesekali dari lilin yang meletup saat terbakar, bergema di dalam aula yang sunyi senyap. Xiao Jingxuan perlahan mengangkat kepalanya, menyambut tatapan orang yang duduk di singgasana tinggi. Sudut bibirnya bergerak sedikit, dan suara seraknya membawa ejekan yang tidak ditutupi. 「Bagaimana? Bagaimana rasanya duduk di tempat yang tinggi sekarang, apakah benar-benar membuatmu merasa puas?」 Orang yang berada di singga…
Sejarah dan lintas waktu
By 塵無厭