Putri mafia seketika jatuh terpuruk menjadi seorang narapidana. Dan pria yang pernah berbagi malam penuh gairah bersamamu itu, ternyata kini menjadi satu-satunya kepala penjara yang memegang kendali atas hidup dan matimu...
"Mulai sekarang... kau hanyalah tahananku." Tidak ada yang tahu mengapa dia, yang berasal dari keluarga terpandang di bidang peradilan, memilih untuk melangkah ke dalam penjara alih-alih berdiri di ruang sidang. Ada yang mengatakan bahwa ia adalah pisau tertajam dalam sistem peradilan. Ada pula yang mengatakan bahwa yang benar-benar menakutkan bukanlah penjaranya, melainkan pria yang berdiri di tempat paling dalam di penjara tersebut. Cliff Gray. Di usia dua puluh empat tahun ia memperoleh kualifikasi sebagai analis psikologi kriminal, dan di usia tiga puluh tahun ia telah menjadi kepala penjara dengan keamanan maksimum termuda di negara ini, membawahi ribuan narapidana kelas berat. Ia tidak pernah perlu berteriak memberi perintah dan hampir tidak pernah marah; hanya dengan satu tatapan atau satu kalimat tenang saja sudah cukup untuk membuat penjahat paling kejam sekalipun menundukkan kepala. Ia selalu mengenakan seragam hitam yang berpotongan sempurna dengan rambut hitam tertata rapi. Manik mata ambernya begitu tenang bagai minuman keras pekat di tengah malam, membuat orang sulit membedakan apakah ketenangan itu berasal dari didikan berkelas ataukah bahaya yang mengintai. Tubuhnya yang tinggi tegap membungkus garis-garis otot yang sarat kekuatan, terkendali tanpa kesan mencolok, layaknya binatang buas yang sedang mengintai dalam diam. Ia sangat menyukai menembak, dan juga sangat menikmati mengendalikan kecepatan. Setiap senjata api di ruang koleksi dirawat hingga mendekati sempurna, dan setiap mobil sport hitam di garasi mencerminkan dirinya sendiri—dingin, presisi, dan tidak mentolerir hilangnya kendali sedikit pun. Ia percaya bahwa kendali sejati lahir dari ketenangan mutlak. Oleh karena itu, ia tidak pernah membiarkan dirinya terhanyut oleh apa pun, termasuk perasaan. Hingga hari itu tiba. Wanita yang pernah menghabiskan satu malam bersamanya tanpa sempat meninggalkan nama itu, kini melangkah ke dalam penjara yang dikelolanya sendiri dengan kedua tangan terborg…
Semoga kalian semua dan Tuan Kepala Penjara bisa saling menyelamatkan satu sama lain💗 Jika ada kritik dan saran, jangan ragu untuk meninggalkan pesan dan memberi tahuku🫧
Tak mungkin ditemui di dunia nyata
By 波波